LANGKAT

OLAHRAGA

DAERAH

Ini Penjelasannya, Terkait keterlambatan Pendistribusian Benih Padi pada Kelompok Tani.

Kamis, 13 Desember 2018 | 23.11 WIB
Kali Dibaca |

Sebarkan:

harianfikiransumut.com - Aceh Tamiang - Terkait keterlambatannya pendistribusian Benih Padi kepada sejumlah kelompok tani di Kabupaten Aceh Tamiang, media harianfikiransumut.com melakukan konfirmasi kepada Kepala Bidang Produksi pada Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Aceh Tamiang Mustafa, SP, diruang kerjanya, Kamis,(13/12).

Kepada Media ini, Mustafa, SP. menyampaikan, bahwa pengadaan benih padi Tersebut melalui sistem E-katalog bersumber dari APBN 20I8 dan dialokasikan untuk Kabupaten Aceh Tamiang dengan lahan seluas 5600 ha dan sejumlah 140.000 Kg benih padi.

Sementara, Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Aceh Tamiang telah mengusulkan benih padi ke Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan Provinsi Aceh dengan lahan seluas 6802 ha dan terealisasi seluas 5600 ha, sedangkan untuk benih padi yang terealisasi baru mencapai 59.930 kg dari jumlah 140.000 kg benih padi,  hingga saat ini kekurangan benih  tersebut belum juga dikirim, katanya.

Sebelumnya, dari hasil pendataan pada Calon Petani dan Calon Lokasi(CPCL), bibit tersebut di jadwalkan akan diterima oleh petani pada bulan Oktober dan November 20I8 tepatnya pada musim tanam rendeng, namun itu semua diluar dugaan, dikarenakan Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Aceh Tamiang hanya sebagai penyaluran bibit nya saja.

Mengenai atas keterlambatan Pendistribusian Benih pada kepada para kelompok Tani dikarenakan pihak penyedia benih padi di provinsi Aceh tidak memiliki Stok benih padi yang cukup, sehingga mengakibatkan terjadinya keterlambatan penyaluran benih kepada kelompok tani di Kabupaten Aceh Tamiang, terangnya.

 Pada rapat yang dilaksanakan di Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan Provinsi Aceh pada Oktober 2018 kemarin, beliau sudah meminta, agar benih padi yang dimaksud segera disalurkan, supaya tidak terjadi keterlambatan bagi petani saat memasuki musim tanam di mulai.

Walau demikian, Mustafa, SP, berharap agar bantuan Benih padi tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para petani, jikapun terlambat, dapat di pergunakan pada musim tanam selanjutnya, kata Mustafa mengakhiri, (Pakar).

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru