LANGKAT

OLAHRAGA

DAERAH

Bupati Aceh Tamiang Hadiri Diskusi Penanggulangan Dampak Banjir bagi Lahan pertanian.

Selasa, 04 Desember 2018 | 22.32 WIB
Kali Dibaca |

Sebarkan:
harianfikiransumut.com - Aceh Tamiang : Diskusi Penanggulangan Dampak Banjir bagi Lahan pertanian bertempat di rangkanya kelompok tani Kampung Alur Baung Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang, (04/12).

Rinaldy Afrizal Ketua KTNA Kecamatan Karang Baru yang memandu diskusi tersebut, memaparkan hasil survey dan temuan temuan yang didata bersama tim saat dilapangan, terkait jumlah lahan pertanian di kecamatan karang baru yang terkena dampak banjir.

Rinaldy Afrizal menambahkan akibat derasnya hujan menguyur Kabupaten Aceh Tamiang pada (27/II/2018) yang lalu, tercatat seluas 390 Ha lahan sawah milik masyarakat yang terendam banjir, diantaranya, Kampung Alur Baung, Paya Meta, Paya Bujok, Paya We, Alur Bemban, Medang Ara, Pahlawan, Johar dan Kampung Bundar di Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang, terangnya.

Team menduga kuat penyebab air mengenangi areal persawahan dan pemukiman warga dikarenakan kondisi paret milik PT. Socfindo sepanjang 7 Km dengan Lebar 4 Meter dan PTPN 1 Tj. Seumantoh sepanjang 5 Km dengan lebar 4 Meter mengalami pendangkalan dan dipenuhi oleh sampah serta enceng gondok serta rerumputan, paparnya.

H.Mursil, SH.M.Kn Bupati Aceh Tamiang dalam Diskusinya menyampaikan, persoalan yang dihadapi para petani dan masyarakat, beliau akan kita dimusyawarahkan kembali melalui proses kaji ulang secara teknis serta mengutus Dinas - dinas terkait Seperti Dinas PUPR Bidang Pengairan di Kabupaten Aceh Tamiang untuk melakukan peninjauan langsung kelapangan terhadap Paret/saluran kondisinya perlu di tanggulangi, jelasnya.

Setelah itu, tambah Bupati, pihaknya akan memanggil pihak Perusahaan yang kawasan produksinya berada di sekitar lahan Pertanian dan perumahan warga seperti PT. Socfindo, PT. P.III, PT. PN dan PT. Pertamina Rantau serta melibatkan Camat, Dinas Pertanian, Mukim, Datok Penghulu, KTNA serta Masyarakat dan Petani yang lahannya terkena dampak Banjir untuk membicarakan persoalan yang selalu dihadapi pada saat turun hujan, ungkapnya.

Sugiono, SH Ketua I KTNA  Kabupaten Aceh Tamiang juga menyampaikan walaupun diskusi ini dilaksanakan di Kecamatan Karang baru, tidak dilupakan juga persoalan yang menimpa di kecamatan - kecamatan lainnya yang harus mendapatkan perhatian dan perlakuan yang sama, supaya persoalan ini tidak terulang kembali, terangnya.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati AcehTamiang, Anggota DPRK Aceh Tamiang, Ketua I KTNA Kabupaten Aceh Tamiang, Forkopimcam Karang Baru, KTNA Kecamatan Karang Baru, Koordinator BPP, Mantri Tani, Mukim, para Penyuluh, Datok Penghulu serta perwakilan Anggota Kelompok Tani dari 9 (sembilan) Kampung, (pakar).

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru