LANGKAT

OLAHRAGA

DAERAH

Muspika Tanjung Morawa Hadiri Maulid Nabi Di Nur Azizi

Jumat, 23 November 2018 | 13.31 WIB
Kali Dibaca |

Sebarkan:
harianfikiransumut.com - Tg Morawa : Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H yang diselenggarakan oleh Yayasan Nur Azizi Tanjung Morawa dihadiri oleh Camat Tanjung Morawa Edi Yusuf SIP MSI,Kapolsek Tanjung Morawa AKP Anggun Adhika Putra SIK,Danramil 16/TM Mayor Kav Prima Wahyudi,yang juga dihadiri oleh Ketua Yayasan Nur Azizi Mansyur Maturidi Nasution,para Kepala Sekolah dan guru serta ribuan siswa - siswi di halaman sekolah Kamis, (22/11).

Camat Tanjung Morawa dalam sambutan nya mengatakan bahwa perayaan maulid Nabi Muhammad SAW merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat islam,secara subtansi peringatan ini sebagai rasa kegembiraan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad yang lahir pada tanggal 12 Rabiul Awal.

" Membangun nilai - nilai islam ditengah - tengah masyarakat merupakan wujud nyata meningkatkan visi misi Bupati Deli Serdang dalam bidang keagamaan yang religius dan bersatu dalam kebhinekaan,disamping mengembangkan ukhuwah islamiyah dan meningkatkan silaturahmi " , tambah Camat.

Camat Edi Yusuf juga berpesan kepada seluruh yang hadir agar tetap menjaga sikap toleransi umat beragama agar kerukunan tetap terpelihara dengan baik dan bersama - sama menjaga kekondusifan keamanan terlebih menjelang dilaksanakannya pemilu legislatif dan pemilu Presiden 17 April 2019 mendatang.

Sementara ustadz Darma dalam tausiyahnya menjelaskan makna dari peringatan maulid Nabi Muhammad SAW hendak nya banyak membaca shalawat agar dikemudian hari kelak mendapatkan syafa'at nya,dan sebagai umat muslim harus menteladani sifat - sifat Nabi yakni,jujur,dapat dipercaya dan berkata dengan kebaikan.

" Pada tahun gajah menjelang kelahiran Nabi Muhammad SAW,pasukan gajah yang dipimpin oleh Abrahah dari negeri Habasyah datang untuk merobohkan Ka'bah.Maksud jahat mereka berhasil digagalkan Allah dengan mengutus burung - burung Ababil menjatuhkan batu - batu yang dibawa nya,seketika pasukan Abrahah pun panik ditambah lagi dengan penyakit cacar yang datang tiba - tiba hingga pasukan Abrahah pun jatuh berguguran.Setelah kejadian tersebut terjadilah perubahan cuaca,hujan lebat pun mengguyur Mekkah hingga menyebabkan kebanjiran.(Romi)


Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru