LANGKAT

OLAHRAGA

DAERAH

Dinas Pertanian dan Perkebunan Atam Berencana Gandeng BUMK Majukan Unit Usaha Tani.

Jumat, 30 November 2018 | 12.26 WIB
Kali Dibaca |

Sebarkan:
harianfikiransumut.com - Aceh Tamiang : Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Aceh Tamiang berencana untuk memanjakan unit usaha bagi para petani melalui  pengembangan BUMK yang bersumber dari dana Alokasi Dana Desa khususnya unit pertanian, (30/II).

Hal tersebut disampaikan oleh Yunus, S, Kepala Bidang Usaha Tani dan Pengembangan Lahan saat di temui diruang kerjanya, mengatakan Program Tersebut nantinya akan diusulkan melalui Proyek Perubahan bertemakan Distribusi Pupuk Bersubsidi kepada Petani melalui dana Badan Usaha Milik Kampung(BUMK) sebagai penogang pegiat hidup dan Juga pemberdayaan ekonomi masyarakat di kampung, terangnya.

Kemudian, kata Yunus, SP, rencana tersebut nanti akan di rapatkan dalam waktu dekat ini, setidaknya di awal Desember 20l8 mendatang, dengan melibatkan masing - masing Datok Penghulu, Ketua BUMK dan Ketua Kelompok Tani yang ada Potensi unit usaha Taninya di Kampung, Saat ini Pihaknya tinggal menunggu persetujuan dari Bupati Aceh Tamiang dengan dikeluarkan surat edarannya, jelas Yunus.

Yunus, SP menambahkan, program tersebut bertujuan untuk memajukan unit usaha pertanian pada masing - masing BUMK agar unit usaha pertanian dapat berkembang lebih maju mengingat lahan lahan pertanian Aceh Tamiang sangat berpotensi terkecuali bagi Kecamatan / Desa yang kurang berpotensi dibidang pertanian boleh mengembangkan unit usaha saja dengan SDA yang ada di kampung terserbut, terangnya.

Rancangan proyek perubahan Didtribusi pupuk bersubsidi kepada kelompok tani yang selama ini terkendala masalah tidak tersedianya dana saat pupuk dibutuhkan, dengan adanya rancangan program dari Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) yang dapat mengembangkan unit usaha Tani serta dapat menjembatani kesulitan yang dihadapi oleh kelompok tani dan juga menjadi  salah satu solusi yang akan dilakukan oleh Dinas Pertanian  Kabupaten Aceh Tamiang, supaya berbagai permasalahan dalam distribusi dan penebusan pupuk bersubsidi dapat diminimalisir, pungkasnya, (pakar).

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru