LANGKAT

OLAHRAGA

DAERAH

FPAG Malut Tolak Gerakan "Deklarasi #2019 ganti Presiden Di Ternate.

Senin, 10 September 2018 | 20.34 WIB
Kali Dibaca |

Sebarkan:
Ternate - harianfikiransumut.com : Ratusan massa aksi yang tergabung dari Front Pemudah Anti Gaduh (FPAG) Maluku Utara,PMII, GMNI, dan LMD menggelar aksi di empat titik yakni,depan kantor RRI Ternate,Polda Malut,Polres Ternate dan Pasar higienis.
Aksi tersebut terkait tolak gerakan "Deklarasi #2019 ganti Presiden"

Massa aksi tersebut mengunakan truck dan sound systim dan spanduk yang bertulisan Tolak deklarasi 2019 Ganti Presiden stop kampanye hitam,hektes cinta damai,stop menyebarkan kebencian,stop hoax dan isu sarah,NKRI harga mati dan mendukung capres dan cawapres

Ketua kerdinator lapangan (Korlap) Samsudin mengatakan,jelang pemilihan umum 2019 mendatang negara dan rakyat di hadapkan dengan Isu-isu Hoax, kebencian dan perecehan antara kerukunan umat beragama, yang sengaja dimainkan para elit politik,demi menopang kepentingan politik menuju Kursi Kekuasan presiden dengan segala siasat yang dimainkan oleh para elit partai politik yang ingin menguasi negri ini.

“Melalui Front Pemuda Anti Gaduh Maluku Utara kami menolak Deklarasi 2019 Ganti Presiden yang akan di selenggarakan di Provinsi Maluku Utara yang berpusat di Kota Ternate",ucap Samsudin ketika di temui sejumlah wartawan usai melakukan aksi ,Senin (10/9/2018)

Kata Samsudin,dengan munculnya isu Gerakan #2019 GANTI PRESIDEN yang akan di Deklarasikan diberbagai daerah, menurut kajian kami adalah Gerakan makar yang akan memecah belak keutuhan NKRI karena Hestek 2019 Ganti Presiden tersebut akan menimbulkan Konflik dan kegaduhan

“Kami juga mendukung Calon Presiden dan wakil Presiden 2019, sikap aksi kami hari ini juga mendukun deklarasi Prabowo Presiden dan Jokowi Dua Periode

Lebih lanjut lagi kata Samsudin,melalui sikap aksi hari ini kami Font Pemuda Anti Gaduh, mendesak Polda Maluku Utara dan Polres Ternate agar Tidak Memberikan Ijin Deklarasi #2019 Ganti Presiden di Kota Ternate dan umumnya di Maluku Utara.

"Apabila tuntutan ini tidak di akomodir maka kami akan menggalan kekutan yang lebih besar dan menghadang masa deklarsi 2019 Ganti Presiden yang akan di selenggarakan di Kota Tenate,”tegas Samsudin.(Yasim)

Baca Juga

Komentar

Berita Terbaru