|

Antisipasi Kekeringan, Petani Kampung Telaga Meku Bangun Sumur Pancang

Aceh Tamiang - harianfikiransumut.com : Memasuki musim tanam padi Sawah warga Kampung telaga Meuku kecamatan Bendahara antisipasi Kekeringan dan kekurangan air dengan membangun sumur pancang secara Swadaya,(17/07/2018)

Suwandi selaku Ketua Kelompok tani Wonogiri jaya di Kampung Telaga Meuku mengatakan bahwa pembangunan Sumur Pancang ini berdasarkan Hasil dari Swadaya para petani Padi, selama ini lahan sawah mereka merupakan lahan tadah hujan, oleh karena itu di musim kemarau ini para petani mengeluh akan kekurangan air untuk bercocok tanam, katanya.

Selama ini lahan petani sawah di kampungnya hanya menggunakan lahan tadah hujan, belum ada bantuan pembangunan sumber air dari pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, jelasnya.

Beberapa tahun lalu, Pihak DPRK Aceh Tamiang sempat meninjau lahan persawahan di kampungnya, agar dapat di bangun sumber air untuk mengairi lahan persawahan bagi para petani, namun hingga sampai saat ini belum juga terealisasi, terangnya.

Di tempat terpisah Yunus SP selaku Kepala Bidang Usaha Tani dan Pengembangan Lahan pada Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tamiang saat di temui di ruang kerjanya mengatakan, apa yang di sampaikan oleh Suwandi Ketua Kelompok tani Wonogiri jaya, bahwa lahan petani di kampung Telaga Meuku saat ini sedang membangun sumur Pancang dengan cara Swadaya untuk memenuhi kebutuhan air di lahan persawahannya.

Dengan demikian melalui Program Bupati Aceh Tamiang dalam menggalakkan sumur pancang bagi para petani yang di sampaikan pada kegiatan Gerakan Tanam Penangkaran Benih Padi pada tanggal 12 Juli 2018 yang lalu di Kampung Sapta marga Kecamatan Manyak Payed hendaknya pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang melalui Dinas Pertanian bersama Dinas PUPR Kabupaten Aceh Tamiang  dapat mengusulkan agar pembangunan Sumur Pancang serta pembangunan jaringan irigasi di tahun 2019 mendatang dapat terealisasi pembangunannya, dengan volume yang telah di perhitungkan sepanjang kurang lebih  7 kilo meter, jelasnya.

Untuk di Kecamatan Bendahara memiliki Potensi air yang sangat besar diperuntukkan bagi para petani, upaya usulan sumur pancang di tahun 2019, ada baiknya di bantu oleh DPRK Aceh Tamiang.

Selanjutnya untuk jangka panjang pihak Dinas pertanian Kabupaten Aceh Tamiang akan mengusulkan sepanjang 7 Km pembangunan saluran irigasi  persawahan beberapa sumur pancang, mulai dari kampung Seuneubok Aceh, matang seping, Tanjung Kramat, kampung besar dan telaga meku, jika pembangunan ini dapat terealisasi maka dapat meningkatkan serta mensejahterakan petani di kecamatan Bendahara, terangnya.

Harapannya agar pihak DPRK Aceh Tamiang dapat menyahuti usulan ini, karena kurangnya sumber air akan berdampak minimnya penghasilan bagi para petani, ucap Yunus,SP,(pakar).
Komentar

Berita Terkini